Biosolar B50? Siapa Takut! Ini Solusi Agar Mobil Diesel tetap Bertenaga dan Awet Ala ABS Diesel

ABS Diesel membagikan tips solusi teknis bagi pemilik kendaraan bermesin diesel untuk menghadapi transisi penggunaan bahan bakar biosolar B50. Menurut tim ABS Diesel, penggunaan B50 memiliki tantangan tersendiri karena kandungan energinya yang lebih rendah dan potensi kadar air yang lebih tinggi dibandingkan bahan bakar fosil.

Solusi dan tahapan yang ditawarkan oleh ABS Diesel:

  • Remap ECU: Langkah utama untuk menyesuaikan parameter mesin guna meningkatkan performa agar setara atau lebih baik daripada menggunakan solar jenis Dex. Proses ini juga mencakup penonaktifan EGR (Exhaust Gas Recirculation) secara program agar intake manifold tidak cepat kotor akibat jelaga.
  • Pemasangan Water Separator: Sangat disarankan untuk memisahkan kandungan air dalam biosolar sebelum masuk ke sistem pembakaran, mengingat air adalah ancaman utama bagi komponen injektor.
  • Pemasangan Down Pipe: Mengganti down pipe standar dengan tipe loss tanpa katalis untuk mencegah penumpukan jelaga yang berlebih, yang bisa menghambat aliran gas buang.
  • Penutupan EGR secara Mekanis: Selain lewat program, penutupan dengan plat tambahan dilakukan untuk memastikan tidak ada kotoran yang masuk ke mesin saat sistem beroperasi.
  • Penggunaan Aditif: Penambahan aditif khusus ke dalam tangki untuk membantu membersihkan endapan lumpur hitam (sludge) agar filter solar tetap bersih dan performa mesin terjaga.

Secara keseluruhan, meskipun B50 memiliki keunggulan dalam hal keramahan lingkungan dan cetane number, perawatan yang lebih ketat—seperti penggantian filter solar yang lebih sering dan langkah-langkah modifikasi di atas—sangat disarankan agar mobil tetap bertenaga dan awet.

Kontak ABS Diesel:
Telp : 081372222087
WA : https://wa.link/pw4rgl

Tonton Selengkapnya YouTube Dibawah Ini:

Bagikan artikel ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top