Banyak yang Kaget! Benarkah Mobil Listrik Bikin Tagihan PLN Membengkak?

Mobil listrik semakin banyak digunakan di Indonesia karena biaya operasionalnya dinilai lebih hemat dibanding mobil bensin. Namun, tidak sedikit calon pembeli yang khawatir tagihan listrik PLN akan melonjak setelah mengisi daya mobil di rumah. Lalu, benarkah mobil listrik membuat tagihan listrik membengkak?

Jawabannya adalah ya, tagihan listrik memang bertambah, tetapi besarnya tergantung pemakaian mobil dan cara mengisi daya. Dalam banyak kasus, biaya pengisian daya tetap lebih murah dibanding biaya membeli bensin untuk jarak tempuh yang sama.

Mengapa Tagihan Listrik Bisa Naik?

Saat mobil listrik diisi daya di rumah, energi yang digunakan tercatat pada meteran PLN. Semakin sering mobil dipakai dan diisi ulang, semakin besar konsumsi listrik bulanan.

Sebagai gambaran, mobil listrik dengan baterai sekitar 40 kWh membutuhkan sekitar 40 kWh listrik untuk mengisi baterai dari kosong hingga penuh.

Simulasi Biaya Cas di Rumah

Misalnya tarif listrik rumah tangga non-subsidi sekitar Rp1.699 per kWh.

KondisiPerkiraan
Kapasitas baterai40 kWh
Biaya sekali isi penuh± Rp68.000
Jarak tempuh sekali penuh±300 km

Artinya, biaya energi sekitar Rp220–230 per kilometer. Sebagai perbandingan, mobil bensin yang menghabiskan sekitar 1 liter untuk 12 km dengan harga BBM Rp13.000 per liter membutuhkan sekitar Rp1.080 per kilometer.

Berapa Tambahan Tagihan Per Bulan?

Jika mobil menempuh sekitar 1.000 km per bulan, kebutuhan listrik sekitar 130–170 kWh, tergantung efisiensi kendaraan.

Dengan tarif sekitar Rp1.699 per kWh, tambahan tagihan berkisar sekitar Rp220.000–Rp290.000 per bulan.

Angka ini dapat berbeda tergantung jenis mobil, gaya berkendara, serta efisiensi proses pengisian daya.

Cara Agar Tagihan Tetap Hemat

Beberapa langkah yang bisa membantu menekan biaya pengisian daya di rumah antara lain:

  • Mengisi daya saat benar-benar diperlukan.
  • Memanfaatkan fitur pengisian terjadwal jika tersedia.
  • Menjaga tekanan ban agar mobil lebih efisien.
  • Mengemudi dengan halus untuk mengurangi konsumsi energi.
  • Memastikan instalasi listrik rumah sesuai standar agar proses pengisian aman.

Kesimpulan

Mobil listrik memang menambah konsumsi listrik rumah sehingga tagihan PLN akan meningkat. Namun, dalam banyak kondisi, biaya pengisian daya di rumah masih jauh lebih rendah dibanding biaya membeli BBM untuk jarak tempuh yang sama.

Sebelum membeli mobil listrik, hitung kebutuhan perjalanan bulanan dan pastikan daya listrik rumah mencukupi agar penggunaan tetap nyaman dan efisien.

Bagikan artikel ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top