BYD LARIS MANIS! Ada Atto 1 Rp199 Jutaan, M6 DM Mulai Rp298 Juta, M6 EV Kini Bawa Teknologi Baru

JAKARTA — BYD kembali menjadi sorotan di pasar kendaraan listrik Indonesia. Bukan hanya karena harga produknya yang semakin beragam, tetapi juga karena hadirnya pilihan mulai dari mobil listrik kompak hingga MPV listrik dan plug-in hybrid.

Beberapa informasi yang beredar di media sosial bahkan menyebut BYD Atto 1 bisa ditebus sekitar Rp190 jutaan, teknologi pengisian hanya lima menit, hingga BYD M6 EV mampu menempuh 600 km. Namun, angka-angka tersebut perlu dilihat lebih teliti karena tidak semuanya merujuk pada spesifikasi atau harga resmi yang sama.

BYD Atto 1, Harga Resmi Mulai Rp199 Jutaan

Untuk konsumen yang mencari mobil listrik dengan harga lebih terjangkau, BYD Atto 1 menjadi salah satu model yang menarik perhatian.

Dalam daftar harga resmi BYD Indonesia, Atto 1 Standard tercantum mulai Rp199 juta, sedangkan Dynamic mulai Rp210 juta dan Premium Long Range Rp245 juta untuk OTR Jakarta, dengan harga yang tercantum per Juni 2026. Varian Standard memiliki jarak tempuh hingga 300 km berdasarkan pengujian NEDC.

Artinya, klaim harga “cash keras Rp190 jutaan” kemungkinan merujuk pada promo dealer, diskon, atau skema tertentu. Konsumen sebaiknya meminta rincian harga OTR dan promo secara tertulis sebelum melakukan transaksi.

Benarkah Bisa Charge 5 Menit?

Teknologi pengisian cepat BYD memang tengah berkembang pesat.

Pada 2026, BYD memperkenalkan teknologi Blade Battery 2.0 dan Flash Charging yang diklaim mampu mengisi baterai dari 10 persen hingga 70 persen dalam sekitar lima menit pada kendaraan dan infrastruktur yang mendukung teknologi tersebut.

Namun, angka tersebut tidak berarti semua mobil BYD yang dijual di Indonesia dapat terisi penuh dalam lima menit.

Kecepatan pengisian bergantung pada model, kapasitas baterai, kemampuan charger, kondisi baterai, serta daya yang tersedia di stasiun pengisian.

Jadi, istilah “charge 5 menit full” sebaiknya tidak digunakan secara harfiah.

BYD M6 DM Jadi PHEV Rp298 Jutaan

Kejutan lain datang dari BYD M6 DM.

MPV plug-in hybrid ini resmi dipasarkan di Indonesia dengan harga mulai Rp298 juta untuk varian Classic Standard. Sementara Classic Dynamic dibanderol Rp318 juta, Cross Advanced Rp360 juta, Cross Superior Rp380 juta, dan Cross Captain Seat Rp390 juta.

M6 DM menggabungkan motor listrik dengan mesin bensin 1.500 cc. Konsep ini memungkinkan mobil digunakan dalam mode listrik untuk kebutuhan tertentu, sementara mesin bensin memberikan fleksibilitas ketika perjalanan lebih jauh.

Untuk varian Classic, jarak tempuh listrik tercatat sekitar 45 km NEDC, sedangkan varian Cross dengan baterai lebih besar dapat mencapai sekitar 110 km NEDC.

Dengan harga mulai Rp298 juta, M6 DM menjadi salah satu PHEV yang sangat menarik perhatian di pasar Indonesia.

M6 EV Baru, Bukan Sekadar Facelift

Sementara itu, BYD M6 EV juga mendapatkan perkembangan penting melalui versi produksi lokal.

Laporan terbaru menyebut M6 EV CKD hadir dengan perubahan besar pada sektor performa dan baterai. Versi tersebut dilaporkan menggunakan baterai 75,6 kWh, motor listrik 240 kW atau sekitar 326 PS, serta kemampuan fast charging hingga 293 kW. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 600 km, sementara pengisian 10–80 persen disebut sekitar 12 menit dalam kondisi pengisian yang mendukung.

Ini menjelaskan dari mana klaim “M6 EV 600 km” yang belakangan muncul berasal.Namun, penting membedakannya dengan spesifikasi M6 EV yang tercantum pada daftar harga resmi BYD sebelumnya. Versi M6 EV 2026 yang tercantum di laman harga BYD memiliki baterai 55,4 kWh dan jarak tempuh hingga 420 km NEDC, dengan harga mulai Rp395 juta untuk Standard 2026.

Dengan kata lain, angka 600 km tidak bisa otomatis diterapkan pada seluruh M6 EV.

M6 Tetap Mengincar Keluarga Indonesia

Daya tarik utama M6 berada pada format MPV. BYD menyediakan pilihan 6 atau 7 penumpang, ruang kabin yang luas, panoramic roof, serta area kargo yang dapat diperbesar dengan melipat kursi.

Pada M6 EV yang saat ini tercantum di situs BYD, pengisian DC 30–80 persen diklaim dapat dilakukan sekitar 30 menit, dengan kemampuan DC hingga 115 kW untuk varian Superior dan 89 kW untuk Standard.

Kombinasi kabin luas dan teknologi listrik inilah yang membuat M6 menjadi salah satu produk penting BYD di Indonesia.

Harga Makin Beragam, Konsumen Punya Banyak Pilihan

Portofolio BYD di Indonesia kini mencakup beberapa rentang harga. Atto 1 berada di kisaran Rp199 jutaan hingga Rp245 jutaan, M6 DM mulai Rp298 juta, sementara M6 EV Standard 2026 mulai Rp395 juta berdasarkan daftar harga resmi yang tersedia.

Perbedaan tersebut memberikan pilihan bagi konsumen sesuai kebutuhan. Atto 1 lebih ditujukan untuk mobilitas perkotaan, M6 DM menawarkan fleksibilitas PHEV, sedangkan M6 EV menyasar keluarga yang menginginkan MPV bertenaga listrik.

Kesimpulan

BYD memang sedang memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Atto 1 di bawah Rp200 juta, M6 DM mulai Rp298 juta, serta M6 EV dengan teknologi terbaru dan klaim jarak hingga 600 km membuat persaingan di pasar kendaraan listrik semakin menarik.

Tetapi konsumen perlu membedakan antara harga resmi, harga promo dealer, serta klaim spesifikasi berdasarkan varian tertentu. Terutama untuk informasi seperti “cash Rp190 jutaan”, “charge 5 menit” dan “range 600 km”, detail varian dan kondisi penggunaannya perlu diperiksa sebelum dijadikan dasar keputusan pembelian.

Dengan perkembangan tersebut, persaingan mobil listrik dan PHEV di Indonesia diperkirakan akan semakin ramai—dan konsumen menjadi pihak yang memiliki semakin banyak pilihan.

Bagikan artikel ini:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top