JAKARTA — JAECOO J5 EV menjadi salah satu fenomena terbesar di pasar mobil listrik Indonesia pada 2026. SUV listrik asal China ini berhasil memimpin penjualan model mobil listrik (BEV) di Indonesia berdasarkan data GAIKINDO, sekaligus mencatat pertumbuhan yang konsisten sepanjang tahun.
Performa tersebut menunjukkan bahwa konsumen Indonesia semakin terbuka terhadap kendaraan listrik dengan kombinasi harga kompetitif, teknologi modern, dan karakter SUV yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian.
Penjualan Konsisten dari Awal Tahun
Berdasarkan data retail sales GAIKINDO hingga Juli 2026, JAECOO J5 EV telah mencatatkan 20.186 unit penjualan. Pada Juli saja, model ini membukukan 3.200 unit, naik sekitar 4,9 persen dibandingkan Juni yang mencapai 3.050 unit.
Sepanjang Januari–Juli 2026, penjualannya relatif stabil:
| Bulan | Retail Sales |
|---|---|
| Januari | 2.031 unit |
| Februari | 3.028 unit |
| Maret | 2.868 unit |
| April | 3.009 unit |
| Mei | 3.000 unit |
| Juni | 3.050 unit |
| Juli | 3.200 unit |
Memimpin Pasar BEV Nasional
Pada Semester I 2026, JAECOO J5 EV tercatat sebagai model mobil listrik murni (BEV) terlaris di Indonesia. Data wholesales GAIKINDO menunjukkan model ini mengungguli sejumlah pesaing seperti BYD Atto 1, Geely EX2, dan Wuling.
Perlu dibedakan bahwa capaian ini berlaku untuk peringkat model mobil listrik, sedangkan untuk peringkat merek, BYD masih menjadi pemimpin pasar EV Indonesia pada Semester I 2026.
Faktor yang Membuat J5 EV Laris
Keberhasilan JAECOO J5 EV didukung berbagai keunggulan yang ditawarkan di kelas SUV listrik sekitar Rp300 jutaan.
Beberapa spesifikasi unggulannya meliputi:
- Motor listrik 155 kW dengan torsi 288 Nm.
- Baterai 60,9 kWh.
- Jarak tempuh hingga sekitar 461 km (NEDC).
- 17 fitur ADAS.
- Kamera 540 derajat HD.
- Panoramic roof dan ambient lighting 64 warna.
- Fast wireless charging 50W.
Selain itu, ground clearance sekitar 200 mm dan kemampuan melintasi genangan hingga 450 mm menjadi nilai tambah bagi konsumen yang menginginkan karakter SUV sesungguhnya.
Harga dan Ekspansi Dealer
Di pasar Indonesia, varian Premium dipasarkan sekitar Rp309,9 juta OTR Jakarta pada periode peluncuran, sementara JAECOO juga terus memperluas jaringan layanan purna jual. Hingga 2026, perusahaan menargetkan sekitar 80 dealer di berbagai wilayah Indonesia untuk memperkuat layanan servis dan suku cadang.
Persaingan Masih Berlangsung Ketat
Meski JAECOO J5 EV memimpin sebagai model BEV terlaris, persaingan pasar mobil listrik Indonesia masih sangat dinamis. BYD tetap menjadi merek EV terbesar di Indonesia, sementara Geely, Wuling, Denza, dan AION terus menghadirkan model baru yang memperketat kompetisi.
Dengan tren penjualan yang stabil dan permintaan yang terus meningkat, JAECOO J5 EV menjadi salah satu indikator bahwa segmen SUV listrik kini semakin diterima oleh konsumen Indonesia, sekaligus memperkuat pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional sepanjang 2026.
