Mobil listrik semakin mudah dijangkau konsumen Indonesia. Tidak hanya menawarkan biaya operasional yang relatif rendah, pilihan mobil listrik kini juga semakin beragam, mulai dari city car berukuran mungil hingga SUV kompak.
Bagi pengguna yang tinggal di perkotaan, salah satu pertimbangan penting saat memilih mobil adalah kemudahan parkir paralel. Mobil dengan bodi kompak, dimensi tidak terlalu panjang, serta kamera parkir akan lebih mudah digunakan ketika harus masuk ke ruang parkir yang terbatas.
Menariknya, dengan anggaran di bawah Rp300 juta, konsumen kini memiliki cukup banyak pilihan mobil listrik yang relatif mudah diajak bermanuver di perkotaan. Berikut 10 di antaranya.
1. Wuling Aira EV

Wuling Aira EV menjadi salah satu pilihan paling menarik untuk konsumen yang mengutamakan kemudahan bermanuver. Mobil listrik ini memiliki panjang hanya sekitar 3,27 meter, sehingga jauh lebih ringkas dibandingkan mobil listrik berukuran SUV.
Wuling sendiri memosisikan Aira EV sebagai compact EV empat pintu untuk penggunaan perkotaan. Harga resminya di Jakarta mulai Rp155 juta.
Dimensi yang mungil membuat Aira EV sangat cocok untuk menghadapi jalan perkotaan yang padat maupun ruang parkir yang sempit.
Kisaran harga: Rp155–175 juta.
Kelebihan: bodi sangat kompak, harga terjangkau, dan cocok untuk penggunaan dalam kota.
2. BYD Atto 1

BYD Atto 1 merupakan salah satu pendatang penting di segmen mobil listrik terjangkau. Pada 2026, varian Standard dibanderol sekitar Rp199 juta, sementara varian lainnya masih berada jauh di bawah batas Rp400 juta.
Ukurannya memang lebih besar dibandingkan city car paling mungil, tetapi masih tergolong compact EV. Keberadaan kamera belakang pada varian Standard juga membantu pengemudi ketika melakukan manuver parkir.
Kisaran harga: sekitar Rp199–245 juta.
Kelebihan: harga kompetitif, fitur cukup lengkap, dan ukuran masih ramah untuk penggunaan perkotaan.
3. Wuling New Air ev

Jika prioritas utama adalah kemudahan parkir, Wuling New Air ev masih menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan.
Bentuknya yang mungil membuat mobil ini mudah ditempatkan di ruang parkir terbatas. Wuling menawarkan New Air ev dengan harga mulai sekitar Rp214 juta di Jakarta. Tersedia pula pilihan jarak tempuh 200 km dan 300 km.
Dimensi yang ringkas membuat Air ev sangat praktis ketika harus melakukan parkir paralel di pinggir jalan.
Kisaran harga: Rp214–251 juta.
Kelebihan: sangat kompak, mudah bermanuver, dan cocok untuk mobilitas perkotaan.
4. Changan Lumin

Changan Lumin merupakan city car listrik dengan ukuran yang sangat kompak. Model ini menawarkan alternatif bagi konsumen yang mencari mobil listrik mungil dengan harga relatif terjangkau.
Harga Lumin pada 2026 berada di sekitar Rp222 juta. Mobil ini memiliki karakter yang memang ditujukan untuk mobilitas perkotaan.
Dengan dimensi kecil, Lumin menjadi salah satu kandidat menarik untuk pengguna yang sering menghadapi parkir paralel di kawasan perkotaan.
Kisaran harga: sekitar Rp222 juta.
Kelebihan: bodi mungil, mudah bermanuver, dan harga relatif terjangkau.
5. Seres E1

Seres E1 merupakan salah satu mobil listrik mungil yang menyasar kebutuhan mobilitas di perkotaan. Ukurannya yang kompak menjadi salah satu keunggulannya ketika digunakan di jalan sempit atau tempat parkir terbatas.
Harga Seres E1 pada 2026 berada di kisaran Rp189–219 juta, tergantung varian.
Karakter city car membuatnya lebih mudah dikendalikan ketika melakukan manuver parkir dibandingkan mobil listrik dengan dimensi yang lebih besar.
Kisaran harga: Rp189–219 juta.
Kelebihan: kompak, praktis untuk perkotaan, dan harga relatif murah.
6. VinFast VF 3

VinFast VF 3 merupakan mobil listrik berukuran kecil dengan desain yang berbeda dari kebanyakan city car. Bentuknya yang pendek dan kompak membuat mobil ini menarik untuk pengguna yang mengutamakan kemudahan bermanuver.
Harga VF 3 juga berada di bawah Rp300 juta. Pada 2026, harga pembelian putus dengan baterai berada di kisaran Rp200 jutaan, sementara terdapat pula skema tertentu yang menggunakan sistem sewa baterai.
Untuk parkir paralel, dimensi kendaraan menjadi salah satu keunggulan utama VF 3.
Kisaran harga: sekitar Rp190–230 juta, tergantung skema dan varian.
Kelebihan: bentuk kompak, desain unik, dan cocok untuk mobilitas perkotaan.
7. Geely EX2

Geely EX2 membawa konsep mobil listrik perkotaan dengan ukuran yang masih tergolong kompak. Model ini tersedia dengan harga mulai sekitar Rp239,9 juta, sedangkan varian lebih tinggi masih berada di bawah Rp300 juta.
Dibandingkan city car paling mungil, EX2 menawarkan ruang yang lebih lega. Karena itu, mobil ini dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang ingin kompromi antara kemudahan parkir dan kepraktisan kabin.
Kisaran harga: Rp239,9–269,9 juta.
Kelebihan: harga kompetitif, kabin lebih lega, dan masih relatif kompak untuk perkotaan.
8. VinFast VF 5

Bagi konsumen yang ingin mobil listrik dengan posisi duduk lebih tinggi tetapi tetap ingin menjaga ukuran kendaraan agar tidak terlalu besar, VinFast VF 5 dapat menjadi alternatif.
Harga VF 5 pada 2026 berada di kisaran Rp200 jutaan, tergantung skema baterai dan varian.
Dimensinya memang lebih besar dibandingkan city car seperti Air ev atau Lumin, tetapi masih cukup kompak untuk penggunaan sehari-hari di kawasan perkotaan.
Kisaran harga: sekitar Rp245–272 juta.
Kelebihan: posisi berkendara lebih tinggi dan tetap relatif mudah digunakan di perkotaan.
9. Jaecoo J5 EV

Jaecoo J5 EV menawarkan pilihan berbeda karena masuk kategori SUV listrik kompak. Meskipun ukurannya lebih besar dibandingkan city car, kendaraan ini masih berada jauh di bawah batas anggaran Rp300 juta.
Varian Standard pada 2026 tercatat sekitar Rp279,9 juta.
Mobil ini lebih cocok bagi konsumen yang membutuhkan kabin dan bagasi lebih besar tetapi tetap ingin menggunakan kendaraan listrik.
Untuk parkir paralel, ukurannya memang membutuhkan ruang lebih besar dibandingkan Aira EV atau Air ev, tetapi masih lebih mudah dikelola dibandingkan SUV listrik berukuran besar.
Kisaran harga: mulai sekitar Rp279,9 juta.
Kelebihan: format SUV, ruang lebih lega, dan harga masih di bawah Rp300 juta.
10. Wuling New Cloud EV

Pilihan terakhir adalah Wuling New Cloud EV. Mobil ini memiliki dimensi yang lebih besar dibandingkan city car, tetapi tetap menarik bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan listrik dengan kabin lebih luas.
Wuling mencantumkan harga mulai sekitar Rp299 juta untuk New Cloud EV di Jakarta, dengan pilihan jarak tempuh hingga 360–460 km tergantung varian.
Karena ukurannya lebih besar, Cloud EV bukan pilihan paling mudah untuk parkir paralel dalam daftar ini. Namun, jika dibandingkan dengan mobil listrik yang lebih besar, dimensinya masih cukup bersahabat untuk penggunaan perkotaan.
Kisaran harga: mulai sekitar Rp299 juta.
Kelebihan: kabin lebih luas, jarak tempuh panjang, dan masih berada di bawah Rp400 juta.
Mana yang Paling Mudah untuk Parkir Paralel?
Jika faktor utama adalah kemudahan parkir paralel, bukan sekadar harga, mobil-mobil dengan bodi paling kompak menjadi pilihan terbaik.
Urutannya secara praktis dapat digambarkan sebagai berikut:
Wuling Aira EV – paling menarik untuk ruang parkir sempit.
Wuling New Air ev – sangat kompak dan mudah bermanuver.
Changan Lumin – city car mungil untuk penggunaan dalam kota.
Seres E1 – dimensi kecil dan praktis.
VinFast VF 3 – bodi pendek dan karakter perkotaan.
BYD Atto 1 – sedikit lebih besar, tetapi masih compact.
Geely EX2 – kompromi antara kabin dan kemudahan parkir.
VinFast VF 5 – posisi duduk tinggi dengan dimensi masih relatif kompak.
Jaecoo J5 EV – SUV kompak, tetapi membutuhkan ruang parkir lebih besar.
Wuling New Cloud EV – paling besar dalam daftar ini, tetapi tetap di bawah Rp400 juta.
Kesimpulan
Mobil listrik di bawah Rp400 juta kini menawarkan pilihan yang semakin beragam. Untuk pengguna yang tinggal di kota dan sering melakukan parkir paralel, mobil dengan dimensi pendek seperti Wuling Aira EV, Wuling New Air ev, Changan Lumin, Seres E1, dan VinFast VF 3 menjadi pilihan yang paling menarik.
Sementara itu, konsumen yang membutuhkan kabin lebih besar dapat mempertimbangkan BYD Atto 1, Geely EX2, VinFast VF 5, Jaecoo J5 EV, atau Wuling New Cloud EV.
Namun, perlu diingat bahwa kemampuan parkir paralel tidak hanya ditentukan oleh panjang mobil. Radius putar, posisi roda, visibilitas belakang, kamera parkir, sensor parkir, dan kemampuan pengemudi juga sangat berpengaruh.
Harga di atas merupakan kisaran berdasarkan informasi pasar Indonesia 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan harga, wilayah, varian, pajak, serta program promosi masing-masing merek.
